BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Thursday, May 14, 2009

.: yang di rindui :.

Dia dibangkitkan dari golongan tihamah
Di akhri zaman menjelang hari kiamat
dibelakang badannya ada alamat
menghampirinya pasti akan mendapat rahmat

Putih bersih dahinya sinar hitam rambutnya
baik paras mukanya dan bercahanya
dua tapak kakinya pernah dikucup unta
unta hilang derita unta tiada duka

Binatang dhab pernah beriman denganya
Pokok pernah memberi salam padanya
batupun pernah berkata - kata padanya
tunggul pernah menangis mengongoi mengadu padanya

Putih bersih dahinyanya sinar hitam rambutnya
baik paras mukanya dan bercahanya
dua tapak kakinya pernah dikucup unta
unta hilang derita unta tiada duka

Putih bersih lahirnya sinar hitam rambutnya
baik paras mukanya dan bercahanya
dua tapak kakinya pernah dikucup unta
unta hilang derita unta tiada duka


Unta Menjadi Hakim

Pada zaman Rasulullah s.a.w, ada seorang Yahudi yang menuduh orang Muslim mencuri untanya. Maka dia datangkan empat orang saksi palsu dari golongan munafik. Nabi s.a.w lalu memutuskan hukum unta itu milik orang Yahudi dan memotong tangan Muslim itu sehingga orang Muslim itu kebingungan.

Maka ia pun mengangkatkan kepalanya mengadah ke langit seraya berkata, "Tuhanku, Engkau Maha Mengetahui bahawa sesungguhnya aku tidak mencuri unta itu." Selanjutnya orang Muslim itu berkata kepada Nabi s.a.w, "Wahai Rasulullah, sungguh keputusanmu itu adalah benar, akan tetapi mintalah keterangan dari unta ini."

Kemudian Nabi s.a.w bertanya kepada unta itu, "Hai unta, milik siapakah engkau ini ?" Unta itu menjawab dengan kata-kata yang fasih dan terang, "Wahai Rasulullah, aku adalah milik orang Muslim ini dan sesungguhnya para saksi itu adalah dusta."

Akhirnya Rasulullah s.a.w berkata kepada orang Muslim itu, "Hai orang Muslim, beritahukan kepadaku, apakah yang engkau perbuat, sehingga Allah Taala menjadikan unta ini dapat bercakap perkara yang benar." Jawab orang Muslim itu, "Wahai Rasulullah, aku tidak tidur di waktu malam sehingga lebih dahulu aku membaca selawat ke atas engkau sepuluh kali."

Rasulullah s.a.w bersabda,
"Engkau telah selamat dari hukum potong tanganmu di dunia dan selamat juga dari seksaan di akhirat nantinya dengan sebab berkatnya engkau membaca selawat untukku."